
Begitu banyak cerita, ada suka ada duka, namun cinta yang kutulis
bukan cinta biasa …”Eiit stop dulu ya. Buat kamu yang suka dengan lagu
Mbak Siti Nurhaliza, penyanyi asal Malay-sia ini, mendingan dilanjutin
dalam hati aja. Bisa berabe kan kalo semua lirik lagunya ditulis. Ini
sekadar contoh satu lagu dari sekian lagu yang bertemakan cinta.
Mereka yang sedang dilanda ‘virus’ cinta, hampir setiap hari
bersenandung melantunkan lagu-lagu kesukaannya mulai dari lagu Padi yang
judulnya Semua tak Sama sampe lagu Jika- nya Melly Goeslaw. Sekali
waktu ia juga melantun-kan lagu Balonku Ada Lima dengan cengkok Arab
dalam versi qasidah (hihihi… jangan-jangan kesengsem ama orang Arab
nih).
Sobat muda muslim, cinta itu membuat segalanya berubah lho. Mereka
yang tadinya pendiem bisa menjadi penyanyi dadakan. Yang okem juga
tiba-tiba berubah menata perila-kunya. Jangan heran binti kaget kalo
melihat temanmu tiba-tiba menjadi kinclong (panci kali ya?). Padahal
sebelumnya terkenal dengan atribut 4 K; Kusut , Kumel , Kucel , dan
terakhir Kutuan lagi. Hiii jijay deh. Kebayang kan drastis banget
perubahannya?
Api cinta emang nggak pernah ada matinya. Sampe kamu pun nggak nyadar
apakah cintamu terbalas atau bablas. Pengennya bersambut tapi malah
tersumbat. Coba, gimana nggak hancur hati ini. Makanya kudu mikir-mikir
dulu deh untuk mengucapkan kata love ini pada seseorang yang kamu sukai.
Jangan sampe uang bayaran sekolah jadi kepake cuma untuk mendapat
perhatian si doi. Waktu luang yang harusnya digunakan untuk hal-hal yang
bermanfaat kamu gunakan untuk menunggu doi yang belum tentu menepati
janji. Keciaan deh lo!
Sobat muda muslim, buat para ikhwan, kudu ati-ati juga lho. Para
akhwat nggak selamanya tertarik hanya dengan penampilan. Lagian, jarang
ada deh yang ngerti rahasia hati para akhwat. Jadi jangan kejebak ya?
Hehehehe..(pede banget ya?)
Soalnya wanita itu kalo dikatakan padanya aku cinta padamu, atau
diberi perhatian yang lebih sebagai bukti kalau ia sedang dicintai
seperti burung merpati. Pura-pura acuh tapi mau. Coba aja kalau
diperhatiin malah buang muka. Sekalinya nggak diperhatiin pasang tampang
yang maniiis banget. Saudara-saudara, bener nggak sih?
Makanya gak salah-salah amat kalau di film Titanic , mantan pacarnya
Jack Dawson ketika ditanya tim ekspedisi pencarian Titanic tentang
kenapa baru bilang sekarang soal kalung mutiara itu dan kisah-kasih
dengan Jack Dawson, dia bilang, “Rahasia hati wanita itu sedalam
samudera”. Sulit ditebak. Nah lho?
And then , kebayang gak sih dampak yang kamu peroleh dari gangguan
virus merah jambu ini. Kalau yang cintanya bersambut sih gak masalah.
Justru hari-harinya selalu bahagia. Hidupnya lebih berwarna. Kata iklan
di TV mah “bakal seru harimu”. Sepahit apa pun jamu yang kamu rasakan
tetep aja manis. Sebab apa pun tahi ayam rasanya seperti coklat (Wah,
pabrik coklat bisa bangkrut neh).
Tapi bagi kamu yang cintanya bertepuk sebelah tangan bagai mimpi di
siang bolong. Sedih tiada akhir. Bagaimana tidak, orang yang selama ini
kamu kagumi dan selalu menghiasi mimpi di kala tidur bahkan kamu simpan
baik-baik dalam hati putihmu. Tapi tiba-tiba saja ia pindah ke lain
hati. Sakiiit banget rasa-nya. Hidup menjadi tak bergai-rah. Nilai
pelajaran di sekolah menjadi semakin parah. Pengennya marah aja.
Itulah Cinta bisa membuatmu ceria, berbunga, mulia, bahkan bisa
mengajakmu ke surga. Tapi tidak sedikit yang bisa membuatmu merana,
kecewa, terlena, dan hati buta.
Stay cool aja ya…
Harus itu! Meski hurufnya cuma lima yaitu C-I-N-T-A tapi energinya
melebihi semua huruf abjad yang ada. Dampaknya juga rrruar biasa .
Kekuatannya bisa mencairkan hati dari kebekuan, menerangi hati setelah
kelam, juga bisa menguatkan jiwa dari kerapuhan. Fantastis bukan?
Karena cinta itu hadirnya kayak lirik lagu yang mengawali setiap
penayangan sinetron Di Sini Ada Setan (DAS) “Kau tahu..kurasa hadirmu
antara ada dan tiada”, maka nyikapinya juga jangan berlebihan deh,
apalagi didramatisasi. B aja lagi alias biasa aja.
Tetep gunakan akal sehatmu. Jangan sampe ketika cinta datang
menggoda, baik disadari atau tidak kamu memanfaatkan perasaan itu sangat
nggak bijak, bahkan cenderung hawa nafsu yang berbicara. Misalnya kamu
sudah berkerudung rapi, karena merasa terganggu sama keberaadan doi
(baca: suka), kerudung kamu dibuat gaul untuk men-cari perhatiannya.
Nah, karena si doi nggak juga ngasih respon, aksimu malah buka kerudung.
Berdandan semenor mungkin.
Sang Arjuna juga nggak mau kalah, karena yang dikecenginnya wanita
cantik, anggun, dan berjilbab pula, kamu buru-buru manjangin jenggot
biar dibilang ikhwan. Maksud hati biar wanitanya melirik makanya
manjangin jenggot. Alih-alih biar dibilang laki-laki sholeh tapi malah
salah. Berjenggot sih boleh aja tapi kalo telinga diberi anting-anting,
dus hidung ditindik, orang bisa nyangka yang bukan-bukan; ini kambing
seperti sapi atau sapi yang kayak kambing.
Percuma saja tampilan ikhwan tapi sholat kagak pernah, mirit kartu
gaple malah sering. Weleh..weleh itu sih kelewatan. Jujur aja, ini nafsu
atau akal sehat? Kamu pasti tahu jawabannya. Phew!
Nah, sobat remaja muslim kamu juga harus tahu kalo perubahan yang
kamu lakuin bukan semata-mata untuk si dia. Itu sih murahan. Gimana
kalau kamu yang tadi-nya rajin sholat, setelah ditolak jadi malas
sholatnya? Bisa-bisa pas cinta ditolak dukun bertindak. Kamu harus
sikapi dengan bijak bahwa cinta yang kita miliki jangan kamu nodai.
Peliharalah ia jangan pernah ada yang mengo-torinya. Jadi Letakkan rasa
itu pada yang berhak menerimanya. Gunakan akal sehat dan taati syariat
kala cinta datang menggoda. Oke?
Tak tergesa ungkapkan cinta
Perasaan menyukai seseorang itu sulit untuk kamu sembunyikan tapi
kamu juga harus punya wawasan tentang cinta, wujud dari cinta itu
sendiri, dan dampak dari cinta bila tidak terpenuhi dengan benar. Jangan
buru-buru ungkapkan cinta. Pelajari sedetail-detailnya tentang cinta.
Apalagi kalau kamu sampai tahu tentang sejatinya cinta. Salut deh buat
kamu.
Tak sedikit dari remaja muslim yang memahami cinta itu harus
diekspresikan dengan pacaran. Bahkan jarang sekali yang mengerti dampak
yang terjadi bila berdua-duaan dilegalkan. Jalan berdua, duduk mojok
berdua. Tidur santai berdua. Kalo udah begini, mungkinkah zina bisa
dihindari sementara hasrat ingin dipenuhi? Mereka berdalih, “itu sih
tergantung orang, jangan salahkan perbuatan-nya. Buktinya sudah 5 tahun
saya pacaran tapi It’s oke. No problem.”
Andai saja kamu tahu kalo aturan Allah diciptakan untuk semua manusia
termasuk kita-kita ini, tentu kita dan banyak teman lainnya nggak akan
senekat itu. Pasti.
Mencari cinta hakiki
Karena cinta itu memang sudah dari sononya, susah diilangin. Paling
nggak kamu juga harus tahu kepada siapa saja cinta itu berhak untuk kamu
labuhkan. Jangan asal seruduk (kayak banteng aja neh!)
Kasus aborsi dan penyakit menular seksual sebagai bukti kalo fenomena
ini terjadi bukan tidak diawali dengan rasa cinta saja. Tapi
pengetahuan kamu tentang arti cinta yang sejati sangat minim. Sementara
dalam diri kamu bersemayam keinginan untuk mewujud-kan cinta. Gaswat
banget kan kalau itu menimpa dirimu atau keluargamu?
Yup, mencintai dan dicintai, adalah salah satu bukti kalo Allah
menciptakan rasa itu. Kata Kang Doel Soem-bang, “Cinta itu anugerah maka
ber-bahagialah sebab kita sengsara bila tak punya cinta.” Sayangnya,
nggak banyak yang tahu apa itu cinta, lebih sedikit yang men-cari tahu
tentang hakikat-nya. Banyak orang memberi definisi, tapi kalimatnya
susah kita pahami.
Berbahagialah kita karena Rasulullah sang pembawa risalah memberikan
tuntunan yang membimbing dan mengajarkan kepada kita tentang arti cinta
yang hakiki. Allah
berfirman:
“Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara,
isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan,
perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat
tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan
Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah
mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada
orang-orang fasik.” (QS at-Taubah [9]: 24)
So, nggak usah bingung bin gelisah kepada siapa kamu berikan cinta
ini. Islam punya jawaban tentang rasa ini. tidak mengekang dan tidak
juga membebaskan tanpa batas. Boleh saja kamu curahkan perasaan cintamu
pada orang-orang di sekitarmu. Tapi kamu juga harus bisa menempatkan
rasa itu dengan wajar. Jangan berlebihan.
Sobat muda muslim, karena hakikinya cinta itu hanya pada Allah saja,
jangan pernah deh untuk bela-belain berbuat nekat, maksiat lagi. Cukup
Allah dan Rasul saja cinta sejati ini kamu berikan, dijamin nggak salah
alamat dus bertepuk dua tangan.
Oya, kita juga boleh memelihara rasa cinta kepada lawan jenis.
Syarat-nya, tetap ngikut semua aturan Allah dan Rasul-Nya. Itu semua
se-bagai bukti bahwa kita juga cinta kepada Allah dan Rasul-Nya yang
telah mem-berikan aturan buat kita semua. Betul ya?
Tips menyikapi cinta
Halo..halo.. masih pada baca kan? Biar tambah oke, kayaknya kamu juga mesti tahu deh beberapa tips untuk menyikapi rasa cinta.
Pertama . Be silent , sikapi dirimu dengan tenang. Ini penting lho. Kalo
gayung bersambut sih it’s oke, gimana kalo bertepuk sebelah tangan?
Tuwewew! Tapi inget-inget lho… semua itu kudu sesuai aturan Allah dan
Rasul-Nya. Nggak boleh menerapkan aturan sendiri. Buat yang udah siap
nikah (kayaknya nggak ada deh ya? Hehehe), silakan langsung ke penghulu.
Buat yang belum siap, jangan nekat pacaran en gaul bebas. Bahaya!
Kedua . Waspada. Cinta itu bisa berwujud bunga bahkan nggak sedikit
yang berwujud api. Hati-hati menggunakannya, eh, hati-hati menyikapinya.
Ketiga. Tidak mudah tergoda. Nah kalo yang ini harus mengakar pada diri kamu. Gunakan akal sehat dan taati syariat.
Keempat . Tanyakan pada yang ngerti. Ini jurus yang nggak boleh kamu
lupa. Kalo belum ngerti juga tanyain pada mbah nya yang ngerti.
Kelima . Cari ilmunya. Benar kata Imam Malik, “Ilmu itu harus
didatangi, bukan mendatangi”. Bagaimana kamu bisa meraih cintaNya
sementara kamu malas mencari ilmuNya. Oke deh selamat mencoba! [sausan]